|
Makna Galungan dan Kuningan Bagi Kawula Muda
Putu Juwita Maharani
Stt Yohana Dutha
Dalung Permai
Galungan Yang datanganya setiap 120 Hari sekali yaitu pada Hari Buda Keliwon Wuku Dungulan, dimana munurut bacaan pada buku pelajaran di Sekolah adalah hari memperingati kemenangan Dharma melawan Adharma
Dalam hal perayaan keagaamaan dalam pandangan kawula Muda dalam hal ini adalah Hari Raya Galungan dan Kuningan, adalah disamping melakukan persembahyangan di Pura-pura disekitar tempat tinggal ( Pura pengulun Banjar, Pura Melanting, Pura pengulun Carik/ Suwi juga Pura Dadia di samping pura Kayangan Tiga) dan persembahyangan di Merajan, bersama segenap anggota keluarga.
Makna yang dapat di tarik dalam hal ini adalah di samping kita melakukan persembahyangan di pura –pura tersebut diatas juga di pakai ajang untuk saling bertemu khangen sesame teman-teman di lingkungan Banjar atau Desa yang barang tentu dipakai acara mejeng atau saling memperhatikan trend Mode Baju kebaya saat ini.
Makna Aturan atau Soda yang di aturkan ke Pura-pura adalah sebagai Bakti kita terhadap Idha sanghyang Widhi wasa, namun kita belum tahu arti spesifik masing-masing banten aturan karena aturan pada umumnya di kerjakan oleh para Orang tua.
Makna selanjutnya adalah dimana kita bisa saling kumpul dengan Saudara-saudara jauh yang menyempatkan diri pulang dari daerah lain, jadi kita bisa saling bertemu antara Misan atau mindon di rumah atau di pura keluarga,
Makna yang tak kalah hebohnya adalah setiap Galungan biasanya di adakan penggalian Dana Bazzar di Balai Banjar di mana para Sekehe Taruna-taruni saling bahu membahu dari mempersipakan tempat Bazar, mengedarkan Undangan ataupun melayani pembeli yang datang ke Bazar yang pada umumnya adalah warga banjar kita sendiri, jadi makna Galungan disini adalah untuk saling mengikat rasa persaudaraan diantara para Kawula muda di lingkungan Banjar atau desa Pekraman
Demikian Makna Hari Raya Galungan Dan Kuningan di mata Kawula Muda, dimana kita mesti lebih banyak belajar maupun bertanya kepada orang tua kita, makna sesunguhnya hari raya Galungan sesuai dengan Sastra Agama Hindu. Sehingga kita melaksanakan ajaran Agama dengan baik dan benar.
Ditulis oleh : Ni Putu Juwita Maharani
STT Yohana Dutha
BTN BUMI DALUNG PERMAI
Kuta Utara Krobokan Kaja
|