|
Written by admin
|
Pada Suatu hari, beberapa orang kota pergi ke hutan untuk piknik. Mereka ingin menikmati liburan se puas puasnya. Mereka membawa serta satu keranjang penuh dengan makanan. Mereka menikmati semua makanan berupa daging yang mereka bawa sampai hari menjadi siang. Mereka tidak meninggalkan apapun untuk makan malam dan tiba-tiba menyadari bahwa tidak ada sesuatupun yang dapat mereka makan untuk makan malam. Mereka ingin menikmati liburan dan tanpa makanan sama sekali, itu sesuatu yang mustahil.
Salah seorang dari meraka berkata,” jangan kawatir saya ada membawa beberapa daging segar. Saya akan membuat api dan memanggangnya. Ini pastilah akan sangat menyenangkan”. Setelah mengatakan ini, ia membawa pentungan dan pergi ke Sungai. Dia tahu bahwa binatang pasti akan datang ke tepi sungai untuk minum air. Dia berbaring ditanah pinggir sungai dengan pentungan di tangannya dan pura-pura mati.
Setelah beberapa lama, sekelompok serigala turun ke sungai. Ketika mereka melihat orang itu berbaring di tepi sungai, mereka terus mengamatinya untuk beberapa lama. Raja serigala berkata, 'Saya pikir, orang ini sedang bersiasat dengan kita, kamu Semua tinggal di sini, sementara saya akan pergi dan memeriksa apakah dia benar-benar mati atau berpura-pura mati '. dan, raja serigala yang cerdik itupun perlahan mendekati pria tersebut dan menarik pentungan dengan hati hati. Laki laki itupun replek menarik kembali pentungannya.
Raja Serigalapun berlari dari tempat itu dan berteriak, 'Jika Anda telah mati, Anda tidak akan mungkin menarik kembali pentungan Anda ketika saya menariknya. Saya mengetahui tipuan Anda. Anda pura-pura mati agar dapat membunuh salah satu dari kami untuk makan malam '. Orang itu melompat dan mencoba menangkap Serigala itu. Dia memukulkan pentungannya pada Raja Serigala. Sayangnya, pria itu gagal mencapai tujuannya dan serigala itupun dapat melarikan diri dengan selamat . Dia mencoba mencari binatang lainnya, tetapi tidak satupun dari mereka terlihat. Semuanya telah berlari menjauh.
Laki laki itu menjadi prustasi, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, dia kembali ke teman-temannya dan berkata, 'Saya mencoba untuk mendapatkan daging segar dengan membuat perangkap pada binatang, tetapi Serigala yang cerdik itu memainkan siasat yang lebih jitu daripada saya. Saya mohon maaf. Saya gagal mendapatkan daging segar untuk Anda '.
Moral : Dalam segala hal kecerdasan itu sangat diperlukan
|
|
Last Updated ( Monday, 01 December 2008 )
|