BANJAR ONLINE
HOME
SEARCH
BANJAR SAMATRA
FAQ
MAWIRASE
Buku Tamu
PABLIGBAGAN
Hit Counter
024057081
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini595
mod_vvisit_counterKemarin538
mod_vvisit_counterMinggu Ini2236
mod_vvisit_counterBulan Ini4952
mod_vvisit_counterSeluruhnya686616
Main Menu
DHARMAWACANA
PEDANDA GUNUNG
PRABHU DARMAYASA
PEDANDA SEBALI
I MADE TITIB
MADRA SUTA
JERO DUKUH SAMIAGA
Login Form
Username

Password

Remember me
Lost Password??
No account yet? Register
WEB LINK
WEB HINDU
Sanggar Telematika
DS TEGALINGGAH AMLAPURA
SANGGAR RIMO
Sanggar Telematika Desa Batuan
SANGGAR DESA TIGA BANGLI
SANGGAR UBUD KELOD
BLOG DESA BUGBUG
BANJAR CIANGSANA BOGOR
BLOG DESA SEDANG BADUNG
BLOG BANJAR NORWAY
BLOG BANJAR BELGIA
BANJAR SUKA DUKA BELANDA

I Wayan Mertha PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Written by admin   
Ketika Memberikan Sambutan dalam acara peresmian web site e-banjar.com

I Wayan Mertha

TOKOH DESA KEDONGANAN
Terlahir pada tanggal 1 Januari 1963, I wayan Mertha merupakan salah seorang Pemuda Kedonganan yang aktif dan kreatif penuh dengan ide-ide dan aktivitas-aktivitas yang mampu memajukan desa kedonganan dari sebuah wilayah yang gersang dan miskin menjadi sebuah desa yang kaya dan diperhitungkan

Menurut I Wayan Mertha, untuk memajukan sebuah desa/daerah/wilayah yang perlu diidentifikasi pertama kali adalah core potensi wilayah tersebut, dari sanalah mestinya mulai diformulasikan teknik pengembangan yang akan dilakukan
contohnya di Kedonganan,

Awalnya Kedonganan yang kering dan gersang merupakan sebuah wilayah desa yang miskin dimana sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai Nelayan

Desa Kedonganan dengan potensi alam laut dan kaya akan fauna laut yang sebenarnya bisa bernilai jual tinggi apabila dikelola dengan baik, kemudian mulai dikembangkan dengan memanfaatkan unsur-unsur alam yang dimiliki Kedonganan

Beberapa kiat-kiat Pengembangan di sector ekonomi desa Kedongan :

  1. Menjadikan Laut Kedonganan sebagai sebuah tujuan Wisata dengan membangun beberapa infrastruktur pariwisata yang berbeda dengan yang ada di daerah lain seperti membangun café-café yang menyajikan hasil laut Kedonganan ( Ikan )
  1. Mencitrakan “Ikan Bakar Kedonganan” dengan cita rasa sendiri sehingga menarik minat para wisatawan domestic ataupun mancanegara untuk datang ke Kedonganan
  1. Mereformasi awig-awig dengan beberapa aturan baru yang berorientasi pada pemberdayaan penduduk Kedonganan seperti system kepemilikan saham café yang harus berasal dari krama Kedonganan, krama tamiu hanya diperkenankan sebagai pengelola
  1. Supllier dari bahan mentah Café seperti Ikan dan sayur adalah karma Kedonganan
  1. Pembangunan pasar-pasar Ikan sehingga secara keseluruhan image yang tercipta adalah Kedonganan sebagai Object wisata Laut dengan “alam lautnya yang indah” “Pasar Ikan Murah” dan “ Ikan Bakar Lezat “
I Wayan Mertha yang kini menjabat sebagai Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata, merupakan alumni Universitas Udayana yang kemudian mendapatkan gelar masternya di IPB dan beberapa beasiswa di beberapa negara yang kesemuanya mengambil jurusan dibidang lingkungan dan manajemen pariwisata
Last Updated ( Saturday, 25 August 2007 )
 

© 2007 E - Banjar Team e-banjar portal web site