| PERSAHABATAN ANJING DAN GAJAH |
| Written by admin | ||||||||
|
Pada suatu ketika , adalah seekor Gajah kerajaan yang tinggal di istana raja. Gajah sangat sayang kepada raja, sehingga dia terpelihara, makmur dan terawat. Sementara itu disekitar kandang Gajah itu juga hidup seekor anjing yang sangat lemah dan kurus. Saban hari dia merasa tertarik dengan bau makanan gajah yang harum yang berasal dari beras.
Satu hari, anjing tidak bisa menahan hasratnya ketika dia mencium aroma manis makanan gajah tersebut dan akhirnya, dia nekad masuk ke dalam kandang Gajah. Ia makan setiap makanan yang jatuh dari mulut Gajah. Dia sangat menyukai makanan itu. Dan mulai saat itu dia datang setiap hari untuk menyantap makanan itu.Selama empat hari itu, si Gajah tidak terpengaruh oleh kedatangan anjing kecil dia sibuk menikmati makanan lezat. Secara bertahap, Anjing menjadi lebih besar dan lebih kuat dengan makan makanan kaya beras tersebut. Akhirnya dia menjadi perhatian Gajah.
Gajah jadi terbiasa menikmati kebersamaan dengan anjing dan mulai membagi makanannya dengan anjing. Mereka juga mulai berbagi waktu diantara mereka dan sejak saat itu mereka menjadi teman baik. Mereka makan bersama, tidur bersama dan bermain bersama-sama. Dalam setiap permainan, Gajah akan memegang Anjing di belalainya dan memutar mutarnya. Tidak membutuhkan waktu lama, merekapun menjadi sangat ketergantungan satu sama lain, dan mereka menjadi sepasang sahabat yang tidak terpisahkan satu sama lain .
Suatu hari, seorang laki-laki melihat Anjing tersebut dan bertanya kepada pawang Gajah, 'Saya ingin membeli Anjing ini. Berapa harga yang anda minta untuk anjing ini? Pawang Gajah yang bukan pemilik Anjing tergoda untuk menerima tawaran tersebut demi mendapatkan sejumlah uang . Lelaki tersebut membawa Anjing ke rumahnya di desa yang cukup jauh. Raja Gajah menjadi sangat sedih setelah kejadian ini. Dia sangat merindukan temannya dan mulai mengabaikan semuanya. Dia tidak ingin melakukan apapun tanpa teman yang dia sayangi, dia tidak mau makan, minum dan bahkan mandi.
Pada akhirnya, pawang gajah melaporkan hal ini kepada Raja namun dia tidak pernah berbicara apapun tentang Anjing. Raja memiliki seorang menteri yang bijaksana, yang dikenal sangat memahami masalah Binatang. Seketika itu juga Raja memberi perintah kepada menteri, ‘Pergilah ke Kandang Gajah dan lihat kondisinya’. Menteri yang pintar tersebut pergi ke kandang gajah dan ditemukanlah Gajah dalam keadaan sangat sedih. Dia memperhatikan prilaku Gajah dengan seksama dan bertanya kepada pawang Gajah, ‘Tidak ada sesuatupun yang salah dari tubuh Gajah ini, apa yang terjadi sehingga dia Nampak begitu sedih ?’.Saya rasa Gajah sedang mengalami kesedihan yang amat sangat, kemungkinan akibat kehilangan teman yang ia sayangi. Tahukah anda apakah Gajah telah menjalin persahabatan dengan seseorang ?
Pawang Gajah berkata, 'Ada seekor anjing yang biasa makan, tidur dan bermain dengan Gajah. Dia telah dibawa oleh orang asing tiga hari lalu '. Menteri bertanya, 'Dimana Anjing itu?' Dan ia menjawab, 'Saya tidak tahu'. Menteri kembali menghadap Raja dan berkata, “Paduka yang agung, pendapat hamba Gajah kerajaan tidak sakit, namun ia merasa kesepian tanpa teman yang dia sayangi seekor Anjing'. Raja berkata, 'Anda benar, persahabatan adalah salah satu hal yang paling indah dalam kehidupan. Apakah Anda tahu di mana Anjing itu? '
Menteri menjawab, ‘Menurut informasi dari Pawang Gajah seseorang telah membawanya pergi namun dia tidak tahu kemana ia dibawa ?'. Raja bertanya, 'Bagaimana kita dapat membawa teman Gajah itu kembali dan membuat dia bahagia lagi?' Menteri menyarankan, ‘Paduka Raja, buatlah pernyataan, siapa saja yang memiliki anjing yang biasa hidup dilingkungan kerajaan akan dikenakan sanksi '. Sebagaimana yang diperkirakan lelaki yang membawa anjing tersebut segera mengembalikannya begitu mendengar pernyataan tersebut.
Setelah bebas, Anjing langsung berlari ke kandang Gajah secepat yang ia bisa, Gajah sangat riang begitu melihat anjing, dia mengambil temannya itu dengan menggunakan belalainya dan mendudukkannya di atas kepalanya. Anjing menggoyang goyangkan ekornya ketika melihat mata gajah memancarkan kebahagiaan. Raja senang melihat kebahagiaan gajahnya kembali. Dia memberikan penghargaan atas kebijaksanaan mentrinya, akhirnya gajah dan anjing dapat hidup bersama dengan bahagia
|
||||||||
| Last Updated ( Tuesday, 25 November 2008 ) | ||||||||